Dec28

VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 772 : “Cabbage & Romeo”

Diposting oleh Miun Sylvester Stonez • Komentar (0)

ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 772 :
“Cabbage & Romeo”
==================
===============

=====================
Copyright New Naruto
Shippuden & One Piece Lovers
=======================
Baca Sebelumnya di :
Komik One Piece Chapter 771
=======================

Cover : Satu tersangka telah ketemu!
Salah satu makhluk terbesar di One Piece yang juga pernah jadi lawan SHP di arc
Fishmand Island.
Yaph sang Umi-Bouzu
Wadatsumi! Saat ini dia tersangka paling
kuat sebagai pencuri persembahan.
Lapar dan tak sengaja melihat tumpukan makanan gratis kemudian mengambilnya?
Saat ini Jinbei mungkin
sedang mengintrogasi dgn menanyainya beberapa hal. Well,
masih bingung dengan
percakapannya..
Oh ya sebelumnya aku hanya membuat 1 tersangka namun
setelah memikirkan jarak sepertinya memang keliru. Artinya memang masih
ada tersangka lainnya sebagai pelaku pelemparan Reruntuhan. Wadatsumi memang memungkinkan untuk melempar dgn kekuatannya namun sekali
lagi Jarak antar rumah umineko dan kota pelabuhan lah yang jadi penghalang.
Namun ada 1 kandidat kuat setelah kemunculan Wadatsumi ini, yaph mungkin Decken yang paling masuk akal.
Dari Kemampuan Mato mato no mi nya hingga tokoh tokoh yang muncul di Cover ini yang didominasi oleh karakter
fishmand Island.
Decken muncul lagi
sebagai Antagonis?
Why not ☆

One Piece Chapter 772 :
• Scene masih diawali di sekitar Bukit bunga, kali ini kita disajikan pertarungan
antara Legenda Koloseum Kyros melawan Pahlawan Koloseum Diamante di Lantai 4
tepatnya ladang bunga matahari..
Terakhir kali diperlihatkan, tanah tempat mereka bertarung berguncang karna
Kekuatan Diamante.
Gempa bumi? Ya bisa
disebut begitu namun lebih jelasnya saat
ini tanah disana tengah berkibar-kibar
mengguncangkan semua benda diatasnya. Salah satu kemampuan luar biasa dari Hira Hira no mi! Kyros sendiri yang hanya memiliki satu kaki untuk berpijak, kesulitan bergerak dalam posisi ini
“Uhahaha.. Bagaimana?
Apa kau menyukainya tanahnya? Berkibar-kibar
di bawah kakimu!”
: Ucap Diamante
“Kau pasti kesulitan untuk berdiri, kan Kata-ashi no Hetai!”
: Diamante mengingat kembali saat prajurit mainan berkaki satu membawa Scarlet yg
ditembaknya dulu..
“hahaha.. Semuanya jadi jelas sekarang, jadi kau adalah Suami Scarlet! Si mainan
kecil jelek yang menangis waktu itu.
Dan juga Ayah Rebecca!
Ini luar biasa. Kau dan
Aku.. Telah terikat oleh Takdir, Kyros!!”
“Itu benar dan itulah alasan mengapa aku disini”
: Kyros menyerang diamante dgn
Pedangnya namun diamante
menghadangnya dgn mantel bajanya
“Ooootototo~
"gerakan yang bagus untuk
seorang yang hanya memiliki satu kaki!
Tapi berhati-hatilah ! mantelku terbuat dari baja..!”
→ Sedikit menjelaskan kembali, mantel diamante memang terbuat dari bahan dasar baja..
Namun bagaimana bisa terlihat
seperti biasa dan ringan dipakai karna
Diamante mengubah baja tersebut menjadi seperti kain dgn hira hiranya..
Dan dia hanya perlu menontaktifkan
kekuatannya untuk merubah mantel kain tersebut menjadi bentul asalnya yaitu baja.
Praktis! Tak hanya untuk pertahanan tapi
kemampuan ini juga efektif untuk
menyerang
“Vipera Glaive”
: Diamante mengubah pedangnya jadi berkibar.
Membentuknya jadi seperti Ular
kemudian bergerak bak Ular yg akan memangsa makanannya. Targetnya bukanlah Kyros tetapi Rebecca yang
tengah berdiri polos dibelakang ayahnya itu
“Ah!”
: kejut Rebecca .
Namun Kyros yang juga dijuluki 'Ikari no Kaminari hei' tak membiarkan hal itu.
Dengan kecepatannya dia mampu
bereaksi dan menangkis pedang ular/
Vipera Glaive tersebut
“Otou-san! Aku juga akan bertarung!”
: Ucap Rebecca
“Dari tadi dia sengaja mengincarku.. Kalau
begini terus aku hanya akan
membebanimu saja!”
“Itu benar! Bertarunglah! Jadi aku bisa membunuh Rebecca dengan layak! Aku
ingin sekali melihat ekspresi wajahmu ketika kau kehilangan istri dan anakmu!!”
: Ucap Diamante
“Daijoubu! Biarkan aku melindungimu Rebecca..
Atas nama Ibumu, Scarlet!
Biarkan aku menebus perbuatanku karna
telah membuatmu mengayunkan pedang.
Aku telah hidup sampai sekarang dengan
memikul rasa malu dan penyesalan.
Saat ini aku telah kembali ke wujud manusiaku, Jadi aku takkan membiarkan
Putriku untuk mengayunkan pedangnya lagi”
: teriak Kyros dengan lantangnya .

Scene beralih ke bawah sedikit, tepatnya di lantai 2. Bekas serangan Kiryuu Kirikugi
Don Sai terlihat lebih jelas sekarang.
Lubang besar yang seakan tak ada dasarnya!
Kuburan bagi Lao G? ataukah
dia akan mati suri lagi xD
Well, bagaimanapun juga kemampuan baru Sai
ini patut di acungi jempol!
“Lao G-sama telah dikalahkan”
: komen Keroco .
Zoro yang juga berada didekat sana sempat menyaksikan momen tersebut.
Dari atas dia takjub melihat lubang dalam yang dibuat oleh Sai ini
“Sungguh kekuatan penghancur yang luar biasa..
Aku pernah mendengar nama itu
sebelumnya.. Happou Navy dari Ka no Kuni! Aku akan mengingatnya. siapa
yang tau apa yang akan terjadi di masa mendatang nanti”

Sai menghampiri Chinjao yang masih terkapar
“Jii-jii jangan mati!”
: Ditengah ratapan Sai itu, Five malah menghampirinya dgn mode jatuh cinta
“Sekarang kita punya dua Upacara untuk dirayakan, ya kan Anata?”
“Upacara? Anata?”
: bentak Sai
→ Anata = panggilan sayang istri pada suami..
meskipun tak tau pasti benar
nggaknya five bilang gitu tapi anggap saja bilangnya gitu xD
Five memalingkan muka, dan berkata sendiri dgn wajah memerahnya..
“satu untuk pernikahan dan yang satunya untuk pemakaman”
2 upacara yg sama sekali tak terlintas di benak sai, begitupun Chinjao yang
langsung bangun ketika mendengar kata pemakaman
“Siapa yang mati disini!!”
: teriak Kakek dan Cucu ini

• Scene beralih lagi ke pertarungan lainnya, naik ke atas sedikit dan sampailah
di Lantai 3. Disini ada Caven dan Gladius yang belum terluka satu sama lain karna
memang baru mau mulai.
Gladius mengambil langkah awal untuk menyerang Caven..
Sama seperti Diamante, Gladius pun memanfaatkan DF
nya dan melakukan sesuatu terhadap tanah disekitarnya hingga tiba tiba..
“Sial! Masaka? Gladius-sama!”
: panik keroco
“Seluruh tanahnya mengembung!”
: Heran Caven .
Yaph jika Hira Hira yang membuat tanah
menjadi berkibar.
Maka Pamu Pamu dapat
membuat tanah menjadi mengembung
“Kau tau apa yang akan terjadi
selanjutnya?”
: tanya Gladius .
Caven mengingat kembali saat Gladius melakukan sesuatu yg aneh pada tanahnya
“Jika kupikirkan kembali, waktu itu dia terus terusan bersembunyi. Melakukan
sesuatu pada tanahnya..”
: Tanah terus mengembung semakin besar
“Jadi dia memasang ini semua, ya!”
: Ucap Caven yang menyadari.
Para Keroco yang setia menonton disana
pun langsung panik melihat hal ini
“Arrggh! Kore wa Yabai! Nigerooo!!”
: Tak hanya ada Caven disini, tapi Barto pun juga ada yang sedang memasang Barrier
agar tak ada yg mengikuti Robin
“Oi, Bartolomeo! Tanahnya mengembung semakin besar! Biarkan aku masuk
kedalam barriermu!”
“Yada..”
: Tolak Barto sambil ngupil
“Kalau aku melepasnya maka Robin-senpai dan aku akan berada dalam bahaya
kemudian musuh juga akan bisa masuk”
“Ii kara, Cepatlah buka! Aku ini juga ada dipihak kalian, kan!!”
: Bentak Caven .
Tak hanya Caven yang dalam bahaya,
para Keroco pun ikut panik dgn apa yang akan dilakukan Gladius ini
“Gladius-sama! Kalau begini terus kami juga akan berada dalam bahaya!”
: Ucap Keroco
“Tenang saja! Lagipula kalian adalah prajurit Elite, kan?”
: ucap Gladius
“Eehhh?”
: Panik Keroco
“Cepatlah Buka!”
: Pun Caven
Dan akhirnya Gladius pun bersiap dgn Jurusnya untuk meletuskan tanah tanah
tersebut!
“PUNK ROCK FEST!!”
BOOM!
Ledakan dahsyat terjadi!
Para Keroco terhempas. Letusan, tanah terlihat
seperti Balon yang meletus
“Saraba da, Cavendish!”
: Ucap Gladius .
Caven menghilang, Sementara Barto aman dalam Barriernya.
Keroco dan serpihan
batuan pun berdatangan menabrak Barriernya
“Hmm, jika Kau Berada diluar, kau pasti langsung terbunuh..”
Dan Plak!
Ternyata Caven terlebih dahulu
diselamatkan Barto dan berada
disampingnya .
saat ini, Caven pun
melampiaskan amarahnya dgn
menendang wajah Barto..
“Kisama! Kalau kau mau memasukanku!
Cepat lakukan dari tadi..
Bikin jantungan saja!”
“Nanda yo Teme? Begitukah caramu berterimakasih pada orang yang telah
menyelematkanmu ”
: Bentak balik Barto
“Oi, aku berada diluar karna
melindungimu! Sekarang kita impas!”
: Bentak Caven lagi
“Mo ii, Serangannya telah berhenti! Cepatlah keluarkan aku lagi!”
“Eeeh? Padahal aku sudah membiarkanmu masuk, sekarang kau minta dikeluarkan lagi?
Yang benar saja, biarkan aku
istirahat sebentar, Konoyaro!”
: Bentak Barto lagi
“Baka ga omae! Setelah bertahan, kau menyerang! Damn it!”
: balas Caven
“Baiklah, Tapi aku tak akan
mengizinkanmu masuk lagi!”
: Akhirnya Barto pun mengeluarkan Caven
“Biarkan aku masuk ketika dalam
bahaya!! Dasar Pelit!”
: Dan akhirnya debat duo ini pun selesai,
Nasib baik bagi Barto karna setelah hal menjengkelkan itu dia melihat Robin
yang berada diatasnya..
Robin pake Rok!
IYKWIM
“Oh Robin-Senpai! phew kelihatannya kau baik baik saja”
: gumam Barto yang
seakan melihat bidadari yang sedang naik ke khayangan.
Yaph Robin berada diudara, namun bukan terbang melainkan berlari! Eh?
Sky walk?
Bukan, tapi Robin memanfaatkan asap letusan tadi untuk menumbuhkan
kloningan kakikanya yang dia susun menyerupai tangga
“Rebecca.. Kuharap dia baik baik saja!
Tempat diatas sana adalah arena para monster..
Tapi aku malah membiarkannya
pergi sendirian.. Sumanai”
: batin Robin .
Dengan kacamata teropongnya Gladius mampu ngintip xD
eh mengamati gerak
gerik Robin
“Apa yang coba dia lakukan diatas sana..
Dia adalah wanita yang cerdas, Nico Robin no yatsu!”
“Aku takkan membiarkanmu
mengganggu para Saiko Kanbu lagi!”
: Gladius pun bersiap menyerang..
“CATAPULT PUNK”
: Sebuah serangan tembakan peluru dari tangan modifikasinya.
Namun Barto langsung bertindak untuk
mencegahnya
“BARRIER ABILITY.. RACKET”
: Segumpal Barrier menjalar ke atas kemudian membentuk Raket dan menghadang laju bola/peluru tadi
“Aitsu..! Dia berhasil selamat karna Barriernya”
: ucap Gladius
“Hehahaha!”
: Tawa Barto
“Tori-kun!!”
“Arigatou!”
: Batin Robin sambil
memberikan kedipan manis untuk si Ayam Ijo ini.
Mendapat kedipan dari seseorang yang
dikaguminya apalagi seorang wanita,
sontak membuat Jantung Barto hampir copot. Kagetnya setengah mati! Sampai
sampai mode fighting Bull nya aktif lagi xD
“Dia.. Berkedip padaku!”
: batinnya
“Aku tak pantas mendapatkannya!
Tunggu apa itu artinya.. "Kerja bagus Tori-kun.. Kuizinkan kau jadi budakku !?" Iie iie, kau ke-GR-an Bartolomeo! Tahu
malu sedikit! Demo Hontou..
saat ini aku
benar benar merasa Kimochii”
→ biar greget Sementara itu Caven membuat serangan
kejutan pada Gladius
“Cavendish!”
: kaget Gladius
“Kau juga berada dalam barrier,kah!”
“Zannen datta na! Gladius”
: Serang Caven
dgn teknik Pedang cantiknya Namun Gladius sendiri masih sanggup mengeluarkan sebuah teknik pertahanan
“BLACKIUM”
: Caven tak goyah dan terus melanjutkan serangan
“BIKEN.. BLUE”
“Gladius-sama!! ”
: teriak para keroco .
Belum sempat bentrokan terjadi.. Barto mengeluarkan aura raksasa dan membabi
buta dgn Barrier nya
“BARRIER.. BULLS!”
: Karna gejolak hatinya yang sedang bergebu gebu, Barto tak dapat mengontrol kekuatannya dan berakhir
dgn menghancur leburkan yang ada disana.
Barto menggunakan Barriernya
bak Banteng yang menyeruduk mangsanya
“Arrghh”
“Barriernya menuju ke arah kita”
: panik Keroco
“Bartolomeo”
: Ucap Caven dan Gladius “Robin-senpai, kedipanmu tadi mampu membuat pria manapun berkorban nyawa untukmu”
: batin Barto
“Yamero, Bartolomeo! Aku masih ada disini!! ”
: bentak Caven
“Suman, Cabbage! Tapi aku memiliki alasan untuk tak berhenti!”
: ucap Barto
“Apa Alasannya?”
: tanya Caven
“Saat ini rasanya hatiku sedang berbunga bunga!”
: Jawab Barto
“Siapa yang peduli!”
: bentak Caven
“Bicara apa kau ini, cepat hentikan!” .
Sementara Barto dan Caven sibuk berdebat lagi, Gladius tak sengaja melihat Dellinger dri kejauhan.
Dengan menggunakan alat komunikasi mereka
pun bicara satu sama lain
“Dellinger! kau masih belum selesai dengan lantai 2?”
: ucap Gladius
“Apa yang sedang kau lakukan, Gladius?
Aku sudah selesai disini”
: sahut Dell
“kemarilah dan jagalah lantai 3! Nico Robin sedang menuju ke atas sana. Aku sibuk
menangani ke-2 orang bodoh ini”
“Kyaa.. Ryokai!”
: sahut Dell
“Omoshiro sou ja!”
Boom!
Dibelakang Dell tiba tiba terdengar ledakan.
Ideo muncul dan menggunakan
lengan panjangnya untuk menangkap Dell
“Kyaa!”
: gumam Dell
“Dakara.. *haa* .. jangan melihat ke arah lain!”
: Ucap Ideo terengah engah
“Ho, kalian suku lengan panjang memang keras kepala! Hmm, sekarang aku jadi
kepikiran. Bagian tulang lenganmu itu benar benar aneh!”
Yuph, lengan Ideo memang terlihat seperti memanjang layaknya Luffy, tapi
mungkin itu hanya karna kelenturan tulangnya saja
“perutmu sudah berlubang. Jadi cepatlah mati! Sang Juara!”
: ucap Dell
“Sore wa Dekinai! Tugas dan kemanusian adalah yang membentuk dunia manusia!
Aku tak bisa bertemu dengan mereka yang sudah mendahuluiku dalam keadaan
seperti ini..”
“Kya~
" ini bukan kau yang biasanya!”
: Dellinger menyiapkan serangan kakiknya
dan menendang nendang Ideo terus menerus
“Aku bisa saja membiarkanmu hidup kalau kau pura pura mati! Terlebih Apa yang bisa kau lakukan dalam kondisimu
sekarang ini!”
: ucap Dell
“Paling tidak, bisa mengulur waktu yang cukup bagi Mugiwara untuk mengalahkan
Doflamingo! Akan kupastikan kau takkan bisa mengganggu! *Uhuk*”
“Kami melakukan ini bersama, karna dalam dunia ini.. Kemenangan tidak bisa
didapatkan seorang diri, Kozou”
: Jelas Ideo
dengan Intimidasinya “Kemenangan dengan setumpuk
pengorbanan, ka?
Kyahaha itulah yang biasa dilakukan pengecut”
: ucap Dellinger .
Sama seperti Lao G yang mampu
membuat dirinya menjadi besor.. Dellinger pun mampu berubah ke bentuk ikan
petarungnya dgn gigi yang sangat tajam
“Kemanusian tak dibutuhkan untuk menjadi kuat!!”
: Dell pun menggigit Ideo sampai
membuatnya tak sadarkan diri dan kemudian dia menendangnya ke bawah
“Aku juga bukan manusia biasa
sepertimu! Seharusnya kau jangan meremehkan keturunan bangsa ikan petarung!”
: Setelah menumbangkan Ideo, Dell pun pergi ke lantai 3 untuk membantu Gladius
“Gladius, aku disini! Kau dimana?”
“Dellinger, Tetaplah disana! Disini berbahaya! Ada seorang musuh yang tangguh!”
: Para Keroco terlihat berjatuhan
“Kyaa~
:"ini bukan seperti kau yang
biasanya, Gladius! Tak ada seorang pun
yang dapat mengalahkan kita saat bersama!”
: Tiba tiba saja sebuah bayangan hitam
muncul dan dalam sekejap mata.. Dell tumbang terkena sabetan pedang.
Kejadian sama yg menimpa para petarung unggulan di Blok D, siapa lagi kalau bukan
Hakuba! Si Sosok lain Cavendish!
ulah Barto yang mengamuk tadi telah membangunkan monster yang satu ini.
Seorang Eksekutif langsung tumbang hanya dgn satu tebasannya!
“Dellinger”
: gumam Gladius .
Dia tersenyum dan terus menyerang yang
masih berdiri disekitar sana. Bergerak kesana kemari dalam sekejap mata .
Barto beruntung berada dalam Barrier namun tetap saja dia merasa takut dan
kebingungan dgn ada apa yang sebenarnya terjadi dihadapannya ini
“Apa yang terjadi? Ada orang yang benar benar menyeramkan diluar Barrier!!”

Chapter kali ini pun masih sama seperti sebelumnya dimana membahas tentang
pertarungan side character untuk mengakhiri beberapa pertempuran hingga
akhirnya difokuskan ke panggung utama..
Setelah Hajrudin dalam Chapter 770 (Tombak Elbaf)
kemudian disusul Sai
di chapter 771
(Happou Navy Don Sai) dan
sekarang langsung dua sekaligus Caven & Barto (Cabbage & Romeo) Duo pendatang baru yang tak henti hentinya bikin ketawa.
Mereka ini memiliki ketidak cocokan satu sama lain (tak perlu disebutkan) namun mereka juga bisa
menjadi team hebat dalam pertarungan!
Why? Kekuatan terbesar Caven adalah Hakuba tapi resikonya pertahanan Caven
akan menjadi 0 % ketika Hakuba tertidur lagi.
Sementara Kelebihan Barto sendiri adalah pertahan lapis baja yang luar biasa.
So, seandainya mereka bisa kompak mereka akan jadi team mematikan di OP Minggu ini memang harusnya libur,
namun WSJ mengubah jadwal, so One
piece yang harusnya rilis tahun depan
dipercepat jadi minggu ini.. Dan Sebagai gantinya harus nunggu 3 minggu untuk baca chapter terbaru. Well, memang menjengkelkan tapi dengan Dimunculkannya Hakuba di Hal akhir ini cukup menjadi Hadiah spesial untuk penutup tahun 2014!
Selamat bertemu lagi
tahun depan ^o^

Bersambung ke.....
One Piece Chapter 773

Dec28

VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 771 : “Happou Navy Don Sai”

Diposting oleh Miun Sylvester Stonez • Komentar (0)
ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 771 : “Happou Navy Don Sai” ================== =============== ===================== Copyright New Naruto Shippuden & One Piece Lovers ======================= Baca Sebelumnya di : Komik One Piece Chapter 770 ======================= Cover : Untuk chapter terakhir ditahun ini. Cover diisi oleh Colorspread yang memukau. Dimana menampilkan SHP (tak semua) dan Aliansi. Bisa dilihat sendiri mereka semua sedang menaiki kereta kencana yang ditarik oleh Kuda hitam dan kuda putih. Luffy berada paling depan selaku kapten. Zoro juga ingin berada didepan... [Baca selengkapnya]

Dec28

VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 770 : “Tombak Elbaf"

Diposting oleh Miun Sylvester Stonez • Komentar (0)
ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 770 : “Tombak Elbaf" ================== =============== ===================== Copyright New Naruto Shippuden & One Piece Lovers ======================= Baca Sebelumnya di : Komik One Piece Chapter 769 ======================= Cover : Sebelumnya Jinbei melihat sesosok bayangan dibawah air dan dengan segera dia menyelam dan melesat mengejar bayangan itu namun dia juga cepat sehingga Jinbei tak bisa langsung menjangkau dan mematiskannya, terus mengejar Jinbei malah dikejutkan dgn penemuan tumpukan persembahan yg hilang dari Kota pelabuhan yang ternyata berada didasar laut. • Scene... [Baca selengkapnya]

Dec28

VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 769 : “Bellamy si Bajak Laut"

Diposting oleh Miun Sylvester Stonez • Komentar (0)
ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 769 : “Bellamy si Bajak Laut" ================== =============== ===================== Copyright New Naruto Shippuden & One Piece Lovers ======================= Baca Sebelumnya di : Komik One Piece Chapter 768 ======================= Cover : Dalam Cover sebelomnya sesuatu terjatuh dari langit berbarengan dengan anjing laut yg datang bersama Jinbei. Tapi kali ini Jinbei menyelam kedalam laut, entah apa yg akan ia lakukan mingkin Cover yg akan datang bisa menjelaskan. Dan sepertinya setelah Arc... [Baca selengkapnya]

Nov20

VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 768 : “Pelatuk pada hari itu"

Diposting oleh Miun Sylvester Stonez • Komentar (0)
ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 768 : “Pelatuk pada hari itu" ================== =============== ===================== Copyright New Naruto Shippuden & One Piece Lovers ======================= Baca Sebelumnya di : Komik One Piece Chapter 767 ======================= Cover : sama seperti sebelum-sebelum nya Cover kali ini pun masih penuh misteri, sekembalinya Jinbei dari Tempat Persembahan yg hilang entah ditelan siapa. Kini Jinbei mendapati hal ganjil lainnya. Ada reruntuhan yang tiba tiba jatuh menimpa rumah si umineko yang membuat Jinbei kaget dan semakin bingung. Dari... [Baca selengkapnya]