Mar07

VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 779 : “Final Battle"

Diposting oleh Miun Sylvester Stonez • Komentar (0)

ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 779 :
“Final Battle"
==================
===============

Copyright New Naruto Shippuden & One
Piece Lovers
==================
Baca Sebelumnya di :
Komik One Piece Chapter 778
=======================

@Cover : minggu ini One Piece kebagian Color spread, so masalah tentang
Poneglyph nya ditunda dulu sejenak.. dan seperti biasa, color spread kali ini pun
menceritakan tentang kegiatan SHP dimana kali ini mereka sedang bersantai di ruangan Sunny sambil menyantap Pizza
buatan Sanji.
Luffy seperti biasa menjadi
yang paling lahap dengan gaya duduknya yg ‘Like a Boss’ ah, dia memang kaptennya!
Disamping kiri Luffy ada
Brook yang juga kelihatan Lapar, maksudku lihat saja tulang tulangnya itu
xD samping kanan Luffy ada Zoro yang cukup hanya dgn sepiring kecil Pizza saja
namun kalau minumnya justru dia yang paling rakus.
Tips sehat ala Zoro, setelah
makan langsung tidur xD
Franky juga asik makan ditemani sebotol Cola
disampingnya.
Sementara Chopper dan
Robin terlihat sedang melihat lihat sebuah Pamflet.
Usopp juga tengah menunjukan
Pamflet itu pada Sanji yang sedang membawakan Pizza.
Begitu pun dengan Nami sang navigator yang menunjukan
Pamflet itu pada sang kapten layaknya menunjukan sebuah Peta dimana ada suatu Lokasi menarik yang bisa dijadikan
tempat untuk berlabuh.
Oh hampir lupa,
disana juga terdapat sekelompok kelinci yang ikut berpesta bersama kru SHP..
akankah dijadikan bahan makanan untuk malam nanti kah?
Untuk makna dari Color spread kali ini sendiri ada pada Pamflet yang sedang mereka bicarakan itu dimana Pamflet
tersebut berisi sebua event bernama
“Tokyo Pirate Festival” yang tak salah lagi mengacu pada event
“Tokyo Tower One Piece” yang akan dibuka pada 13 maret
mendatang di Jepang
"Let's go for Pirate Festival"


Di chapter sebelumnya Pica bak Golem ataupun diri aslinya telah dikalahkan oleh Serangan dahsyat dari Zoro. dan setelah
melompati bebatuan dari tubuh batu Pica yang dipotongnya itu, Zoro pun berhasil meraih tebing Plateu istana lama.
Disana dia bisa menyaksikan tubuh bawah Pica
yang ditebasnya tadi.
Dengan tampilan semp*k dan stocking panjang membuatnya tampak greget untuk
dijadikan sebuah monumen khas xD
Sambil memandang batu itu, Zoro juga mengecek kondisi pedangnya
“Tak ada goresan sedikitpun..”
Kemudian dia mengingat masa latihannya dulu bersama mihawk, yeah ini dia yang
ditunggu Zoro sedang diajari bagaimana memperkuat pedangnya dengan haki oleh
mihawk.
ah, si loli Perona juga ada disana bersama hantu hantunya horo horo horo
“Pernahkah pedangmu patah?”
: tanya mihawk
“ah, beberapa kali. Bahkan kau sendiri pernah menghancurkan salah satunya“
: jawab Zoro
→ saat pertempuran pertama mereka
“Jika saja sudah dilapisi haki, maka pedang yang sama tersebut tak akan hancur!”
: tutur mihawk yg tengah
meminum segelas sake
“anggap setiap goresan pada pedangmu menodai harga dirimu.
Dan semua pedang bisa menjadi Kakutou”
→ tingkatan pedang milik mihawk ‘Black Sword’
“sebelum kau menguasainya, tak ada sake untukmu!”
“Ehhhhh?”
: gumam Zoro yang terkaget
dengan bagian akhirnya.
2 tahun telah berlalu dan entah kapan waktu yang diperlukannya untuk
menguasai latihan haki nya itu tapi yang jelas hari ini kita bisa melihat bahwa Zoro telah berhasil menguasai teknik tersebut dimana dia mampu memotong batu super besar dan tanpa meninggalkan sedikit
goresan pun pada pedangnya. Ma, mungkin dia tak perlu waktu lama saat berlatih dulu berkat hukuman “no drink”
yang diberikan mihawk itu xD

Kembali ke masa sekarang, Zoro melepas bandana nya dan lanjut mendaki ke puncak Plateu untuk bertemu Usopp-tachi
“ha..”
: gumamnya sambil memanjat

Scene beralih sedikit yaitu ke bagian bawah Plateu dimana angkatan laut dan para warga berada disana.
Sedikit kembali membahas tentang sisa batuan yang
sebelumnya sempat mau menimpa Plateu namun berhasil di dorong oleh king punch, yang kupikir tadinya masalah ini sudah selesai begitu saja namun tenyata Oda tak
mengabaikan masalah kecil seperti ini pun.
King Punch yang dilancarkan oleh Eliz berasal dari jarak yang sangat jauh, bisa
mencapai Plateu saja sudah sangat gila, so jika dibuat mampu mendorong batuan itu
ke jarak yang jauh lagi maka ini sudah keterlaluan namanya.
Oda tentu saja memahaminya dan telah membuat
rencana tambahan sebelum memulai taktik no.5 ini.
Well, pada akhirnya King Punch hanya mampu mendorong batu itu sebatas melewati Plateu saja.
Adapun lokasi batu itu akan jatuh tataplah membahayakan nyawa penduduk lainnya. Namun disinilah rencana tambahan yang kumaksud, dimana Fujitora sebagai eksekutor nya.
Dengan kekuatan Gravitasinya Fuji dapat mengatasi batu batu itu dan menyelesaikan masalah ini..
“apa ada.. yang terluka?”
: tanya Fuji
“Tidak ada.. semua berkat anda Isshou-san.
Karena anda sudah menjaganya
melayang di udara sehingga kami semua selamat.
Disamping itu, kami juga sudah
mengevakuasi semua orang ke pusat kota”
: ucap marinir
Well, Jika dilihat dari Ekspresi Fuji bisa dikatakan dia cukup terkejut dengan apa yang dilakukan Zoro barusan..
sama halnya dengan para warga yang tak percaya dengan apa yang baru saja
terjadi..
dan dengan ukuran Pica yang sangat besar itu kuyakin hampir seluruh orang di Dressrosa mampu menyaksikan
kejadian tadi .
Pertama dari kota Acacia
“Kau lihat itu? Batu raksasanya... terbelah
menjadi dua!”
: ucap warga disana
“maksudmu, seseorang sudah
mengalahkan salah satu saikou kanbu?”

Di plateu istana baru “Pica-sama kalah!”
: ucap Keroco
Dan tak ketinggalan para petarung yg juga menyaksikan ini dari awal, namun
berbeda dengan orang biasa, mereka pastinya tau siapa dalang dibalik semua ini..
dimulai dari sisi Sai, Five, Chinjao
“Dia tidak ikut dalam turnamen meskipun punya kekuatan sebesar itu? Sungguh
rendah hati!”
: ucap Sai
→ bukan tak mau, dia hanya tidak tau
“Dan lagi, dia masihlah bawahan dari cucunya Garp!”
: ucap Chinjao.
Tak ketinggalan Barto yang ekspresinya semakin kemari semakin menjadi
“Fweeeh!”
: teriaknya dengan mulut
berbusa Dan tentu saja, dua orang yang ikut dalam
rencana ini
“hehe”
: gumam orlombus
“ma, Pada akhirnya Riku ou selamat, kurasa aku akan mengabaikan saja kejadian ini!”
: ucap Eliz yang masih sedikit
kesal dengan penggunaan King Punch nya .
Mungkin masih banyak lagi orang orang yang membicarakan hal ini, namun segitu juga sudah cukup untuk mewakili..
dan sekarang scene pun beralih ke tempat lain
yang juga tak kalah penting.

Yaph Pabrik smile! Dengan kalahnya Senor maka rencana penghancuran pabrik ini pun
semakin mudah namun sayangnya orang yang ditugaskan menghancurkan pabrik ini, Franky! sudah kehabisan tenaga..
namun hal itu tak menjadi masalah karna masih ada petarung kita yang mempunyai kekuatan luar biasa meskipun dengan tubuh kecl mereka..
yaph Tontatta!
Setelah bertahun tahun mereka dijadikan budak ditempat tersebut, kini saatnya
bagi mereka untuk melampiaskan
dendam mereka dan mengamuk di tempat itu BOOM!
Sebuah ledakan besar terdengar dari Pabrik, tak tanggung tanggung
bagian atas dari Pabrik itu langsung hancur karna kemarahan para prajurit
kecil ini
“Eh?”
“Pabriknya!”
: heran orang orang
“Pabriknya baru saja meledak!”
“Apa yang sebenarnya sedang terjadi?”
Didalam pabrik sendiri, para kurcaci ini tengah mengangkat mesin SAD yang begitu besarnya
“Ichi, ni.. ikeee!” .
Dengan kekuatan dahsyat mereka,
Flapper Inhel Bomba Chao Cotton Mauji dan yang lainnya mampu mengangkat
benda besar itu dan melemparkannya
“Ohhhh!”
DUARRR!
Ledakan yang lebih dahsyat
terjadi lagi
“Hancurkan sampai ke akarnya! Pabrik yang telah membuat kita menderita selama ini!”
“kami tak akan pernah bisa di bodohi dan dijadikan budak lagi!”
: Semua Tontatta larut dalam keharuan terutama bagi mereka yang pernah menjadi budak di tempat itu..
seakan akan ini adalah hari kemerdakaan bagi mereka.

Sementara itu, Di istana sendiri
Trebol yang sudah menyatukan semua bagian tubuhnya kembali tak khawatir dengan kejadian kejadian yang barusan
terjadi karna pikirnya mereka masih punya Mansherry.. dan bagaimana dia bisa tau?
Ingat saat dia menembak lalat dulu?
Yah dia memiliki mata yang sangat tajam..
“Ne ne Pica baru saja dikalahkan! Dan Pabriknya juga barusan di dihancurkan,
Doffy.. behehehe.. tapi kita masih bisa memulihkan mereka dan juga Pabriknya.
Jadi jangan putus asa, kita masih punya Mansherry dipihak kita!”

Scene beralih lagi, kali ini ke Ladang bunga matahari dimana akhirnya Leo-Kabu telah
kembali dengan menyelesaikan misinya yaitu menyelamatkan Mansherry
“Rebecca-sama, Robiland, apa kalian baik baik saja?”
: Ucap Leo sambil menghampiri
mereka
“Oh”
: sejenak dia merasa heran dengan kehadiran Kyros.
Namun akhirnya dia
mulai ingat. Well, saat jadi mainan dulu Kyros memang telah memberitahu sosok
manusianya pada Para Tontatta
“kapten! Anda kapten kami, kan?”
“Sou da!”
: jawab Kyros
“jadi kau berhasil menyelamatkan sang
Putri yah, Leo?”
“Sungguh sosok yang gagah! Anda terlihat persis seperti di Patung”
: kagum Leo-Kabu
“kurasa justru aku malah kebalikannya”
: ucap Kyros
Melihat Kyros yang di penuhi luka, Mansherry langsung menawarkan bantuan untuknya,
Yah dia memang Putri
yang baik hati!
“astaga, lukamu sangat parah! Izinkan aku untuk menyembuhkanmu! ”
“Tidak, tunggu sebentar..”
: tolak Kyros
“Kau Mansherry-hime kan?
Aku sudah banyak mendengar tentang kekuatanmu
(dari para tontatta pastinya) dan aku juga mendengar bahwa kekuatanmu ada batasnya.
Jadi tolong, kau tak perlu menggunakannya padaku”
“Tapi, kau berlumuran darah”
: paksa mansherry
“aku tak apa, kesadaranku masih terjaga. Yang lebih penting lagi, aku senang kau
baik baik saja.. pasti kau sangat menderita
berada disana..
jika kau memang tetap
mau menggunakan kekuatanmu.. Ada banyak orang di sepanjang negeri ini yang lebih membutuhkannya ketimbang aku”
: Tutur Kyros
“Eh?”
: gumam mansherry yang langsung cemas hanya mendengarnya saja, bener
bener sosok seorang Pemimpin.

Kemudian dari atas Plateu Mansherry menyaksikan sendiri bagaimana kengerian negeri Dressrosa yang dulunya
indah ini
“ini... apa ini benar Dressrosa? Aku memang sudah mendengar ceritanya dari Leo dan yang lain tapi tak kusangka akan
seburuk ini!”
: cemas Mansherry “kelihatannya kita juga telah berhasil menghancurkan Pabrik..”
: ucap Kyros
“jalannya pertempuran kita saat ini tengah berada pada momen yang krusial..
akankah kita bisa mengembalikan negeri
ini pada tangan Riku ou-sama, ataukah akan kembali lagi kedalam jurang kegelapan dan keputusasaan.. selama
orang itu (Dofla) masih hidup, kita tak akan bisa tenang!
Harapan kita saat ini
berada tangan kelompok bajak laut!”
“Luffyland, Lawland..”
: ucap Leo
“mereka berdua adalah harapan terkakhir kita”
: ucap Kabu
“Luffy, Torao-kun..”
: ucap Robin
“Lucy..”
: ucap Rebecca
“Kaizoku?”
: heran mansherry
“mereka berada.. di level teratas istana!”

Scene beralih, masih di sekitar istana namun kali masuk kebagian dalamnya,
tepatnya di rampart tower dimana disana terdapat Koala yang tengah melakukan
komunikasi dengan Sabo sambil
bersembunyi
“aku baru saja berhasil masuk ke dalam Rampart Tower”
: ucap Koala
“keadaan disini sangat buruk! Sabo-kun,
bisakah kau datang kemari? Dimana lokasimu saat ini?"
“aku baru saja membebaskan tahanan terakhir di koloseum”
: jawab Sabo yg
berada di sekitaran Corrida Colloseum
“Kau terlalu jauh!”
: ucap koala lagi
“lagian, tak banyak juga yang tak bisa kau tangani disana, kan?”
: balas Sabo mengelak
“seandainya aku bisa mengatasi yang satu
ini aku tak akan menghubungimu!
Luffy-kun bisa berada dalam bahaya!”
: jelas Koala .
setelah mendengar nama Adiknya dalam bahaya, Respon Sabo langsung berubah
“Aku akan segera kesana!”
“Dasar”
: gumam Koala
→ well, saat kematian Ace dulu, Sabo tak berada disana.
Kali ini dia tak ingin hal
sama terulang lagi.
9 gunung dan 8 samudra pun akan dia lewati jika itu
untuk Luffy

Yeah, kembali lagi ke sisi si pelantun 9 gunung 8 samudra xD Zoro, yang akhirnya sampai ke puncak Plateu
“Zoro, ulurkan tanganmu!”
: ucap Usopp bermaksud membantu
“Aku baik baik saja, tak ada luka sedikitpun..”
Dan sesampainya Zoro di atas, dia langsung mendapat pelukan hangat dari Usopp xD
“Ugghhh... Zoroooo! Arigatou.. kukira aku akan mati”
“Zoro-dono, tadi itu sungguh penampilan yang luar biasa!”
: Puji Kinemon
“Kaizoku, kami berterima kasih pada mu!
Kukira tadi aku salah liat saat
menyaksikan patung itu terbelah dua!”
: ucap mereka yang masih tak percaya dengan kejadian tadi
“Chotto, Omaera...”
: ucap Zoro
“simpanlah kegembiraan kalian.. sampai Sangkar ini menghilang”
“Kenyataan sangkar ini masih ada, menandakan Pria itu masih belum kalah!”
“tapi, berdasarkan ucapan Viola-sama,
kekuatan musuh sudah.. mereka hanya punya 3 orang tersisa!”
: ucap warga
“Tidak.. Dua!”
: Sela Viola yang baru saja
melihat tumbangnya satu musuh lagi
“eh?”
: heran yang lain
“baru saja.. kemenangan lainnya sudah ditetapkan”

Ternyata yang dilihat viola adalah pertarungan d lantai satu Istana dimana
terdapat Luffy dengan Bellamy..
Disana Luffy terlihat masih berdiri dengan nafas
terengah engah yang artinya Bellamy lah yang kalah.
Yah Bellamy telah terkapar dengan bekas kepalan tangan Luffy di pipinya. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Mari kita lihat kilas baliknya Bellamy masih melontar lontarkan tubuhnya pada dinding dan sesekali
menyerang Luffy, tentu saja Luffy tak melawan!
“Haa Yamero, Bellamy! Haa Haa Tubuhmu sudah dipenuhi dengan luka, kalau dilanjutkan kau bisa mati! Uhuk”
: Teriak Luffy
“Haa Bahkan Jika aku mati, seandainya aku bisa membawamu bersamaku.
Aku akan memiliki kesempatan untuk diingat oleh Doflamingo Haa”
: ucap Bellamy
“Apa untungnya mengorbankan
nyawamu untuk sampah seperti dia?”
: teriak Luffy lagi
“Itu Hak ku untuk memutuskan!”
: ucap Bellamy
Dan BANG! Bellamy melayangkan
pukulannya ke wajah Luffy,
membuatnya tersungkur lalu diteruskan dengan serangan lainnya
“Ugh.. Doflamingo.. bilang dia akan membebaskanmu tapi.. tidakkah kau pikir justru ini malah kebalikannya..
bahwa kau bertarung denganku disini hanya agar kau mati!”
: ucap Luffy.
Bellamy tersentak dan menangis, fakta jika ucapan Luffy itu memang benar
“Hahaha! Terus kenapa?
Aku menghormati Pria itu. Jika satu satunya cara agar aku bisa diakuinya hanyalah
dengan mati.
Maka aku akan melakukannya.
Aku cukup puas dengan
itu!”
“Usotsuki...”
: teriak Luffy lagi
“ini bukanlah satu satu nya jalan!"
“omae wa ‘otoko’ daro
? Jika kau mengerti maksud kata tersebut, maka
tutuplah mulutmu dan bertarunglah denganku”
: balas Bellamy
“Tapi, kau akan mati sia sia!”
: teriak Luffy
“Tidak, aku memang mengicar ini!”
: batin Bellamy
“dan akan kudapatkan, meskipun artinya
membiarkan satu satunya orang yang sangat kuhormati menuntunku pada
kuburanku!”
“Jika kau memang tak berniat bertarung denganku.. maka cukup berdiri disana dan
aku akan membunuhmu!”
: Bellamy langsung melesat ke arah Luffy
“Angkat tanganmu pecundang! Jika kau masih tau bagaimana caranya memukul!”
: teriak Bellamy .
Luffy terdiam, tangannya dia angkat dan melapisinya dengan Haki, sementara
Bellamy menyambar Luffy dengan diiringi tangisan di wajah
“Arigatou! Arigatou karna telah
memanggilku ‘nakama’”
: batin Bellamy
“Shineeeee”
: teriaknya
“Saraba, Mugiwara!”
Dan BANG! Adegan deja vu kembali di perlihatkan!
Yah Luffy merobohkan
Bellamy ke tanah hanya dengan satu pukulan di wajah, sama seperti saat di jaya dulu..
namun kali ini dengan luapan
emosi yang berbeda
“Arigatou”
: Batin Bellamy
“aku tau, aku tau telah salah memilih orang untuk dikagumi! Dan diriku yang menyedihkan. Seorang yang bodoh
memiliki jalan bodohnya sendiri untuk melakukan sesuatu seperti ini”
“DOFLAMINGO!!!”
: Luffy Berteriak, amarahnya telah memuncak..
Luffy sudah tak perlu lagi
alasan lain untuk menghajar Dofla.
Namun di atas sana Dofla justru terlihat tenang
dengan senyum piciknya
“Fufu.. sang hewan buas sudah meraung!
Kemarilah, bawa dirimu yang sedang marah itu kesini!”
“Dia pasti akan terkejut lagi kan Law?
Ketika dia melihat tubuh mayatmu!” .

Pabrik Hancur, Sabo bergerak, Bellamy kalah, dan misteri tentang Law!
Chapter kali ini terdapat banyak Plot yang cukup
menarik dan tentunya menyimpan
segudang misteri.
Jika di chapter”
sebelumnya kita hanya cukup menikmati pertarungan pertarungan Epic antar
tokoh, kali ini kita kembali dipaksa memutar otak untuk menebak nebak apa
yang akan terjadi selanjutnya..
siapa orang yang membuat Koala harus sampai
memanggil Sabo?
Well, mungkin Burgess?
Tapi duel nantinya gak akan terlalu berkesan mengingat Sabo yang sudah
memakan mera mera..
beda ceritanya jika
Burgess membawa temannya (entah siapa itu) maksudku untuk apa selama ini dia
menghilang dan tiba tiba muncul dengan yah biasa saja, gak wah banget!
Dan jika diingat lagi Burgess langsung menghilang
semenjak Kutukan Sugar lenyap.. apa saat itu dia memang mengingat sesuatu/
seseorang yg telah di lupakannya?
Namun belum pasti juga yg dimaksud koala adalah burgess..
well, meskipun kupikir
efek Hobi Hobi masih bisa di gunakan Oda untuk hal semacam ini.
Kemudian bagaimana nasib Bellamy?
Yah seperti yg
di ucapkan Kyros, ada banyak orang yang lebih membutuhkan kekuatan mansherry ketimbang dirinya..
kupikir Bellamy termasuk kedalam banyak orang itu.
Jadi jangan khawatir bagi kalian para fansnya
(jika pun ada) xD
Dan terakhir bagaimana
dengan nasib Law?
Setelah diperlihatkan
masa lalunya yang begitu mengharukan, kepeduliannya kepada nasib SHP sampai
terbongkarnya kekuatan ultimate dari buah ibisnya, ah dan jangan lupakan
tentang nama “D” nya..
Apa setelah semua
itu, dia akan dibuat mati begitu saja?
Tentu saja tidak, hanya saja perkataan dari Doflamingo memang sulit untuk di
artikan, well apa maksud sebenarnya dari Dofla?
Tunggu saja kelanjutan ceritanya!

Untuk Minggu depan libur, Chapjer terbaru Libur.

☆☆☆ TO BE CONTINUED ☆☆☆

Bersambung ke.....
One Piece Chapter 780

Mar05

VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 778 : “Taktik no 5"

Diposting oleh Miun Sylvester Stonez • Komentar (0)
ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 778 : “Taktik no 5" ================== =============== Copyright New Naruto Shippuden & One Piece Lovers ================== Baca Sebelumnya di : Komik One Piece Chapter 777 ======================= cover yang dikira akan segera selesai malah kembali menyajikan misteri lain.. di reruntuhan yang dilempar Wadatsumi itu ternyata menyimpan sebuah poneglyph. Para penduduk disana menemukannya lalu memberitahu Jinbei tentang hal ini.. seorang yg katakan saja Profesor tengah memjelaskan sesuatu pada Jinbei, namun aku tak yakin juga... [Baca selengkapnya]

Mar05

VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 777 : “Zoro VS Pica"

Diposting oleh Miun Sylvester Stonez • Komentar (0)
ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 777 : “Zoro VS Pica" ================== =============== ===================== Copyright New Naruto Shippuden & One Piece Lovers ================== Baca Sebelumnya di : Komik One Piece Chapter 776 ======================= Cover: cerita sudah sampai klimaks! tak ada lagi misteri misteri seperti dulu. untuk cover kali ini bisa katakan saja sebagai penyelesaian masalah dari apa yang telah terjadi. Peran Jinbei disini memang sangat pital ya tentu saja karna dia selaku tokoh utama di... [Baca selengkapnya]

Feb13

VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 776 : "Pahlawan Koloseum"

Diposting oleh Miun Sylvester Stonez • Komentar (0)
ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 776 : "Pahlawan Koloseum" ================== =============== ===================== Copyright New Naruto Shippuden & One Piece Lovers ================== Baca Sebelumnya di : Komik One Piece Chapter 775 ======================= Cover : Haha, selain cerita dan aksinya yang super keren, manga ini memang tak luput dari komedi yang mennggelitik perut.. setelah sebelumnya diketahui penyebab dari jatuhnya reruntuhan dan hilangnya persembahan adalah karna ulah bodoh wadatsumi kali ini Oda membeberkan tentang mengapa para Monster... [Baca selengkapnya]

Feb06

VERSI TEKS ONE PIECE CHAPTER 775 : "Aku menaruh semua cintaku untuk Lucien"

Diposting oleh Miun Sylvester Stonez • Komentar (0)
ALUR CERITA ONE PIECE CHAPTER 775 : "Aku menaruh semua cintaku untuk Lucien" ================== =============== ===================== Baca Sebelumnya di : Komik One Piece Chapter 774 ======================= Scene di Awali di tempat kru Penyelamat Tuan Putri. "Leo, kau melukai kakiku jadi... Aku akan membiarkan Mu menggendongku." : Ucap putri Mancherie pada Leo dengan nada bicara manja "Dengan saya yang tuan putri juga tidak apa-apa..." "Ah, itu dia! Permintaan putri yang egois!" : Ujar... [Baca selengkapnya]